Dinyatakan Gagal Lelang Oleh ULP Banten, Proyek Ruas Jalan Tetap Berjalan

INDONESIASATU.CO.ID:

wartabanten.com - Banten, Kepala Dinas PUPR Hadi Soeryadi memberikan SPK kepada salah satu perusahaan untuk mengerjakan pekerjaan tersebut dengan alasan mempercepat pembangunan. Padahal sudah jelas kalau paket lelang itu sudah dinyatakan gagal oleh ULP Banten. Pekerjaan ruas jalan Picung - Munjul  sepanjang 6 KM yang awalnya bernilai 59 Milyar berkurang menjadi 42 Milyar ini telah di nyatakan gagal oleh ULP. Tetapi pada kenyataannya tetap berjalan.

Hal ini disampaikan oleh Agus Wilis Ketua LMPI Kota Serang yang ditemui awak media di kantornya.  “ULP sudah menyatakan kalau lelang pekerjaan ruas jalan Picung - Munjul sudah di batalkan tetapi kenapa pada kenyataanya masih dikerjakan. Kepala Dinas PUPR memberikan SPK kepada salah satu perusahaan untuk mengerjakan pekerjaan tersebut dengan alasan mempercepat pembangunan”.

“Kami juga sudah melakukan konfirmasi kepada Inspektorat Prov Banten terkait hal ini. Dan mereka pun menyatakan kalau hal ini salah. Inspektorat pun sudah memberikan instruksi untuk dihentikan. Masalah ini sudah masuk ke Kejati Banten, dan sedang dalam proses hukum”.tambah Agus.

Hal senada juga  di sampaikan  oleh salah seorang Aktivis Banten, Hanafi. Ini jelas melanggar peraturan yang ada. Sudah jelas dinyatakan gagal oleh ULP dan sedang dalam proses hukum oleh Kejati Banten. Tetapi terus dikerjakan. Dan bukan hanya ruas jalan Picung Munjul, ada 1 paket lagi yaitu ruas jalan Ciseket - Sobang tela dengan nilai 29 M.

Sampai tadi kami belum bisa menemui Kepala Dinas PU untuk menanyakan hal ini. Atas dasar apa Kepala Dinas PUPR memberikan SPK untuk pekerjaan yang sudah dinyatakan gagal lelang oleh ULP. Jika sampai hari ini kami tidak bisa menemui Kepala Dinas PUPR maka kami akan menemui dan melaporka hal ini kepada Gubernur Banten. Dan kami akan meminta Gubernur untuk mencopot jabatan Kepala Dinas PUPR karena sudah sewenang – wenang dengan jabatan nya dan tidak mengindahkan praturan yang ada. (Amel)

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

* Belum ada berita terpopuler.

Index Berita