Korban Tabrakan Minta Panitia TdS Bertanggung Jawab

INDONESIASATU.CO.ID:

PASAMAN --- Ditabrak kendaraan official Tour de Singkarak 2018 dua orang warga Jorong VI Batung Baririk, Nagari Tanjung Beringin, Kecamatan Lubuk Sikaping meminta pihak panitia bertanggung jawab atas kecelakaan yang dialaminya hingga menyebabkan sejumlah luka-luka.

"Kami meminta pihak panitia TdS bertanggung jawab atas insiden yang kami alami ini. Sebab ini murni salah panitia. Karena kami hanya menonton di luar area lintasan,"terang salah seorang korban Nurmiati ketika diwawancarai oleh Indonesiasatu.co.id, di IGD RSUD Lubuk Sikaping, Kamis (08/11/2018).

Menurur Nurmiati dirinya bersama anaknya sempat terdampar sejauh 3 meter saat salah satu Mobil Official TdS menabarak mereka di jalan Lintas Sumatera daerah Jorong VI Kampung Batung Baririk, Nagari Tanjung Beringin, Kecamatan Lubuk Sikaping.

"Kaki saya luka-luka. Belum lagi anak saya Kaila juga mengalami luka-luka dibagian tangan dan kaki. Kepalanya juga lembam. Tadi juga sempat pusing dan mual-mual. Karena ada benturan keras dibagian kepalanya saat tetabrak,"tambah Nurmiati.

Hingga saat ini kata korban belum satu pun pihak panitia TdS yang menghubungi mereka. Sehingga korban sangat resah dan menilai panitia kurang kooperatif.

Sebelumnya, dua warga yaitu seorang ibu (Nurmiati) dan anaknya (Kaila Pricilia) ditabrak oleh salah satu Mobil Official TdS saat melintas di etape-5 sekitar pukul 14.00 WIB, di Jalan Lintas Sumatera daerah Jorong VI Kampung Batung Baririk, Nagari Tanjung Beringin, Kecamatan Lubuk Sikaping.

Saat ini kedua korban masih menjalani perawatan intensif di IGD RSUD Lubuk Sikaping. Karena kedua korban mengalami luka-luka dibagian kaki, tangan dan kepala korban lebam. (#)

 

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

* Belum ada berita terpopuler.

Index Berita